- Berapa lama kebakaran Guintéguéla berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 30 Desember 2019 hingga 14 Januari 2020 (16 hari). Perimeternya mencatat tanggal 30 Desember 2019 hingga 10 Januari 2020.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 9.929 hektare (99,3 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 4 kabupaten/kota: Gouiné (4.995 ha, 3,6 %); Guintéguéla (4.590 ha, 3,1 %); Sifié (256 ha, 0,6 %); Kamalo (171 ha, 0,4 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 36,0 °C, kelembapan turun hingga 10 % dan embusan angin mencapai 33 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 41, kelas Sangat tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Côte d’Ivoire (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 44. Durasi mediannya 6 hari dan luas mediannya 1.788 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Hanya 1 dari 44 kembarannya yang terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 30 dari 44, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 1,9 mm.