Kebakaran Phiang, April 2018 Parklai, Phiang
Kebakaran bermula pada 10 April 2018 di Phiang, Laos, dan satelit melihatnya menyala selama 6 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 3.989 hektare dari titik panas, tersebar di 2 kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-52 di Xaignabouli sejak 2016 (dari 161 yang memiliki halaman). Terbesar ke-23 di Laos pada 2018, dari 90.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 3.989ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 6hari
- 10 Apr 2018 – 15 Apr 2018
- Kabupaten/kota terdampak
- 2
- distrik
- Mulai
- 10 Apr
- 2018
- Titik panas
- 95
- pada satu titik panas: 123 MW
- Bahaya saat mulai
- 9
- Rendah · indeks FWI
- Daya rata-rata harian
- 322MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Cuaca saat kebakaran
Sudah 2 hari tanpa hujan (1 mm atau lebih) saat kebakaran bermula. Hujan turun setelah kebakaran: 14,0 mm pada 16 Apr.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
36% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 1.599 ha pada 2016. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 1.418 ha yang sudah pernah terbakar.
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
3.930 ha1,8 %
-
Phiang titik awal api83 ha0,0 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Cuaca hari demi hari
Reanalisis ERA5 ECMWF di lokasi kebakaran, rujukan baku untuk cuaca masa lalu, dan Indeks Cuaca Kebakaran Kanada (sistem yang sama dengan yang dipakai Copernicus), dihitung WorldFires dari data tersebut. Hari-hari setelah kebakaran ditampilkan hingga hujan pertama.
Open-Meteo.com (CC BY 4.0) · Copernicus Climate Change Service (ERA5)
| Hari | Tertinggi | Kelembapan min. | Embusan terkuat | Hujan | Bahaya (FWI) |
|---|---|---|---|---|---|
| 10 Apr | 35,3 °C | 40 % | 24 km/h | 0,0 mm | Rendah 9 |
| 11 Apr | 36,2 °C | 43 % | 27 km/h | 0,0 mm | Rendah 10 |
| 12 Apr | 36,5 °C | 42 % | 35 km/h | 0,0 mm | Sedang 12 |
| 13 Apr | 37,8 °C | 38 % | 31 km/h | 0,0 mm | Sedang 14 |
| 14 Apr | 37,5 °C | 38 % | 26 km/h | 0,0 mm | Sedang 14 |
| 15 Apr | 35,8 °C | 48 % | 30 km/h | 18,1 mm | Sangat rendah 1 |
| 16 Apr sesudah | 28,8 °C | 79 % | 23 km/h | 14,0 mm | Sangat rendah 0 |
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 95Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 14.010 haParklai15 Maret 2023 · 36 hari · 9 km jauhnya
- 18.466 haPhiang3 April 2016 · 22 hari · 19 km jauhnya
- 44.232 haParklai14 Maret 2026 · 43 hari · 21 km jauhnya
- 35.527 haPhiang18 Maret 2023 · 24 hari · 21 km jauhnya
- 45.327 haXanakharmMaret 2026 · 37 hari · 27 km jauhnya
- 113.987 haPhiang27 Maret 2026 · 27 hari · 31 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Phiang berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 10 April 2018 dan 15 April 2018: 6 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 3.989 hektare (39,9 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Parklai (3.930 ha, 1,8 %); Phiang (83 ha, 0,0 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 37,8 °C, kelembapan turun hingga 38 % dan embusan angin mencapai 35 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 14, kelas Sedang.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Laos (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
Tidak ada perubahan sejak 24 Oktober 2026.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. 95 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
- Cuaca: reanalisis ERA5 Copernicus di titik kebakaran, dalam sel sekitar 25 km.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Creative Commons Attribution 3.0 Intergovernmental Organisations (CC BY 3.0 IGO)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.