Kebakaran Ngabé, 19 Juli 2020 Ngabé
Kebakaran bermula pada 19 Juli 2020 di Ngabé, Republik Kongo, dan satelit melihatnya menyala selama 11 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 1.950 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-63 di Pool sejak 2016 (dari 332 yang memiliki halaman). Terbesar ke-14 di Republik Kongo pada 2020, dari 75.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 1.950ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 11hari
- 19 Jul 2020 – 29 Jul 2020
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- distrik
- Mulai
- 19 Jul
- 2020
- Titik panas
- 54
- pada satu titik panas: 49 MW
- Daya rata-rata harian
- 88MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
26% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 515 ha pada 2018.
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Ngabé titik awal api1.963 ha dicapai pada 23 Jul0,3 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 54Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 1.598 haNgabé14 Juli 2020 · 2 hari · 16 km jauhnya
- 1.429 haNgabéMei 2021 · 6 hari · 17 km jauhnya
- 1.381 haNgabé14 Juni 2026 · 18 hari · 23 km jauhnya
- 2.679 haNgabé20 Juni 2026 · 17 hari · 31 km jauhnya
- 6.285 haKwamouthAgustus 2020 · 18 hari · 32 km jauhnya
- 1.590 haNgabé19 Juni 2019 · 1 hari · 33 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Ngabé berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 19 Juli 2020 hingga 29 Juli 2020 (11 hari). Perimeternya mencatat tanggal 22 Juli 2020 hingga 26 Juli 2020.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 1.950 hektare (19,5 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Ngabé (1.963 ha, 0,3 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Republik Kongo (geoBoundaries ADM2). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini · 2 Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
- Hari terakhir ada api: 26 Juli 2020 → 29 Juli 2020.
- Tanggal mulai: 22 Juli 2020 → 19 Juli 2020.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal disesuaikan dengan titik panas VIIRS di dalam perimeter, yang menyebut 22 Juli 2020 hingga 26 Juli 2020. 54 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Map Library 2007, nombres de Wikidata) (Public Domain). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.