Kebakaran Mora, Oktober 2017 Mora
Kebakaran bermula pada 15 Oktober 2017 di Mora, Kamerun, dan satelit melihatnya menyala selama 1 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 1.335 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-160 di Far North sejak 2016 (dari 339 yang memiliki halaman). Terbesar ke-140 di Kamerun pada 2017, dari 294.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 1.335ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 1hari
- 15 Okt 2017 – 15 Okt 2017
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- komune
- Mulai
- 15 Okt
- 2017
- Titik panas
- 38
- pada satu titik panas: 60 MW
- Daya rata-rata harian
- 806MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
15 Okt 2017 · 806 MW · 38
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
53% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 709 ha pada 2016.
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Mora titik awal api786 ha dicapai pada 15 Okt0,5 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 38Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 5.930 haBama5 November 2025 · 2 hari · 16 km jauhnya
- 6.552 haBama25 Oktober 2025 · 5 hari · 22 km jauhnya
- 6.656 haKala Balge12 November 2025 · 11 hari · 26 km jauhnya
- 5.818 haKala Balge11 November 2022 · 6 hari · 32 km jauhnya
- 6.110 haKala Balge29 Oktober 2025 · 6 hari · 34 km jauhnya
- 14.828 haWaza 9 Oktober 2026 · 16 hari · 40 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Mora berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 15 Oktober 2017 dan 15 Oktober 2017: 1 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 1.335 hektare (13,4 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Mora (786 ha, 0,5 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Kamerun (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
Tidak ada perubahan sejak 24 Oktober 2026.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. 38 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM3 (Open Data Commons Open Database License 1.0). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.