Kebakaran Mongo, 3 Juli 2026 Mongo
Kebakaran bermula pada 3 Juli 2026 di Mongo, Gabon, dan satelit melihatnya menyala selama 1 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 1.013 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-30 di Nyanga sejak 2016 (dari 34 yang memiliki halaman). Terbesar ke-36 di Gabon pada 2026, dari 38.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 1.013ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 1hari
- 3 Jul 2026 – 3 Jul 2026
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- departemen
- Mulai
- 3 Jul
- 2026
- Titik panas
- 29
- pada satu titik panas: 61 MW
- Daya rata-rata harian
- 714MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
3 Jul 2026 · 714 MW · 29
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
Tidak ada perimeter terdahulu yang tumpang tindih dengan kebakaran ini sejak 2016, saat catatan satelit dimulai.
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Mongo titik awal api1.019 ha dicapai pada 3 Jul0,2 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari pusat kota ke titik api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Asap
CAMS · CopernicusPada 4 Juli 2026 udara di dekat kebakaran mencapai 142 µg/m³ PM2.5. Rata-rata hari itu 90: 6,0 kali pedoman harian WHO (15).
Partikel dari model CAMS Copernicus di pusat perimeter; ini bukan hasil pengukuran di setiap kota. Batang pucat adalah jam terburuk, batang pekat adalah rata-rata harian.
Open-Meteo.com (CC BY 4.0) · Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS)
Tabel deteksi · 29Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 1.738 haMongoJuli 2024 · 5 hari · 7 km jauhnya
- 3.367 haMongo18 Agustus 2017 · 2 hari · 10 km jauhnya
- 1.348 haMongoJuli 2022 · 3 hari · 15 km jauhnya
- 1.255 haMongo28 Agustus 2024 · 3 hari · 17 km jauhnya
- 1.752 haMongoAgustus 2022 · 1 hari · 21 km jauhnya
- 2.083 haMongo1 Agustus 2024 · 2 hari · 34 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Mongo berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 3 Juli 2026 dan 3 Juli 2026: 1 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 1.013 hektare (10,1 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Mongo (1.019 ha, 0,2 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Gabon (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. 29 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Creative Commons Attribution 3.0 License). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.