Kebakaran Mese, Maret 2020 Mese
Kebakaran bermula pada 7 Maret 2020 di Mese, Myanmar, dan satelit melihatnya menyala selama 6 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 2.058 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-202 di Kayah sejak 2016 (dari 209 yang memiliki halaman). Terbesar ke-221 di Myanmar pada 2020, dari 232.
Bandingkan dengan…
Kami memiliki perimeter GWIS untuk kebakaran ini, tetapi sensor VIIRS tidak menangkapnya dengan cukup rinci: tidak ada perkembangan hari demi hari, tetapi pembagian per wilayah tersedia.
- Luas terbakar
- 2.058ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 6hari
- 7 Mar 2020 – 12 Mar 2020
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- munisipalitas
- Mulai
- 7 Mar
- 2020
Di mana api membakar
Area ini pernah terbakar sebelumnya
80% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 607 ha pada 2016, 1.326 ha pada 2017, 454 ha pada 2018, 890 ha pada 2019. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 1.643 ha yang sudah pernah terbakar.
- 982 ha Kebakaran Mese, Maret 2017 total 2.949 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 735 ha Kebakaran Mae Sariang, Februari 2019 total 88.742 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 179 ha Kebakaran Mae Sariang, Maret 2018 total 4.196 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Mese titik awal api2.031 ha1,1 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Penduduk dan bangunan di dalam perimeter
GHSL 2020Di dalam perimeter terdapat sekitar 0,27 hektare lahan terbangun dan tinggal sekitar 60 orang (GHSL 2020, perkiraan berbasis satelit).
Ini perkiraan pada sel 100 m yang dibuat dari citra satelit dan sensus: bukan berarti ada rumah yang terbakar atau ada korban. Di dalam perimeter juga ada lahan yang tidak terbakar.
Sumber: Global Human Settlement Layer (GHS-BUILT-S dan GHS-POP R2023A), Pusat Penelitian Bersama (JRC) Komisi Eropa, © Uni Eropa, CC BY 4.0. Jumlah di dalam perimeter dihitung oleh WorldFires. human-settlement.emergency.copernicus.eu
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Kebakaran lain di sekitarnya
- 88.742 haMae Sariang แม่สะเรียงFebruari 2019 · 53 hari · 30 km jauhnya
- 22.264 haMae Sariang แม่สะเรียง19 Maret 2018 · 30 hari · 32 km jauhnya
- 160.413 haMae La Noi แม่ลาน้อย18 Maret 2026 · 41 hari · 37 km jauhnya
- 110.593 haMese15 Maret 2026 · 41 hari · 39 km jauhnya
- 45.818 haMese17 Februari 2024 · 36 hari · 39 km jauhnya
- 14.694 haMese3 Maret 2016 · 25 hari · 39 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Mese berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 7 Maret 2020 dan 12 Maret 2020: 6 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 2.058 hektare (20,6 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Mese (2.031 ha, 1,1 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Myanmar (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
Tidak ada perubahan sejak 24 Oktober 2026.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. Tidak ada titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
- Lahan terbangun dan penduduk berasal dari Global Human Settlement Layer JRC (epoch 2020, sel 100 m), dijumlahkan di dalam perimeter: perkiraan tentang apa yang ada di sana, bukan hitungan kerusakan.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM3 (Creative Commons Attribution 4.0 (CC BY 4.0)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.