Kebakaran Mayama, 19 Juni 2022 Mayama
Kebakaran bermula pada 19 Juni 2022 di Mayama, Republik Kongo, dan satelit melihatnya menyala selama 4 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 1.185 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-207 di Pool sejak 2016 (dari 332 yang memiliki halaman). Terbesar ke-45 di Republik Kongo pada 2022, dari 69.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 1.185ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 4hari
- 19 Jun 2022 – 22 Jun 2022
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- distrik
- Mulai
- 19 Jun
- 2022
- Titik panas
- 19
- pada satu titik panas: 68 MW
- Daya rata-rata harian
- 178MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
72% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 537 ha pada 2016, 342 ha pada 2019.
- 531 ha Kebakaran Mayama, Mei 2016 total 2.492 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 342 ha Kebakaran Mayama, Juni 2019 total 1.159 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 6 ha Kebakaran Mayama, Juli 2016 total 4.301 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Mayama titik awal api1.192 ha dicapai pada 19 Jun0,2 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 19Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 16.420 haMayama16 Juli 2024 · 11 hari · 10 km jauhnya
- 4.773 haMayama3 Juli 2026 · 12 hari · 11 km jauhnya
- 6.010 haMayama16 Juni 2026 · 11 hari · 12 km jauhnya
- 10.996 haMayama20 Juli 2016 · 23 hari · 13 km jauhnya
- 6.063 haMayama26 Juli 2026 · 4 hari · 15 km jauhnya
- 5.564 haNgabé9 Juli 2026 · 6 hari · 18 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Mayama berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 19 Juni 2022 hingga 22 Juni 2022 (4 hari). Perimeternya mencatat tanggal 19 Juni 2022 hingga 20 Juni 2022.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 1.185 hektare (11,8 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Mayama (1.192 ha, 0,2 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Republik Kongo (geoBoundaries ADM2). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini · 1 Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
- Hari terakhir ada api: 20 Juni 2022 → 22 Juni 2022.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal disesuaikan dengan titik panas VIIRS di dalam perimeter, yang menyebut 19 Juni 2022 hingga 20 Juni 2022. 19 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Map Library 2007, nombres de Wikidata) (Public Domain). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.