- Berapa lama kebakaran Lunte berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 19 September 2017 hingga 7 Oktober 2017 (19 hari). Perimeternya mencatat tanggal 19 September 2017 hingga 30 September 2017.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 8.407 hektare (84,1 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 3 kabupaten/kota: Lunte (7.756 ha, 1,0 %); Luwingu (629 ha, 0,1 %); Kawambwa (224 ha, 0,0 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 31,0 °C, kelembapan turun hingga 20 % dan embusan angin mencapai 50 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 47, kelas Sangat tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Zambia (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 106. Durasi mediannya 15 hari dan luas mediannya 4.732 ha; 27 % melewati 10.000 ha. Hanya 31 dari 106 kembarannya yang terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 87 dari 106, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 3,3 mm.