- Berapa lama kebakaran Kunike berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 7 Maret 2020 hingga 24 Maret 2020 (18 hari). Perimeternya mencatat tanggal 13 Maret 2020 hingga 24 Maret 2020.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 2.308 hektare (23,1 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Kunike (2.359 ha, 2,9 %); Nieni (13 ha, 0,0 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 38,1 °C, kelembapan turun hingga 23 % dan embusan angin mencapai 40 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 37, kelas Tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Sierra Leone (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 38. Durasi mediannya 11 hari dan luas mediannya 1.355 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Hanya 4 dari 38 kembarannya yang terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 1 dari 38, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 5,0 mm.