- Berapa lama kebakaran Kamashi berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 24 Januari 2017 hingga 10 Februari 2017 (18 hari). Perimeternya mencatat tanggal 24 Januari 2017 hingga 4 Februari 2017.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 15.867 hektare (158,7 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Kamashi (15.926 ha, 11 %); Bio Jiganifado (53 ha, 0,0 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 37,7 °C, kelembapan turun hingga 10 % dan embusan angin mencapai 32 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 49, kelas Sangat tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Etiopia (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 40. Durasi mediannya 7 hari dan luas mediannya 3.101 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Tak satu pun dari 40 kembarannya terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 35 dari 40, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 2,1 mm.