- Berapa lama kebakaran Hpasawng berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 5 Maret 2016 hingga 19 Maret 2016 (15 hari). Perimeternya mencatat tanggal 5 Maret 2016 hingga 13 Maret 2016.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 8.014 hektare (80,1 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Hpasawng (7.872 ha, 5,5 %); Hpapun (185 ha, 0,0 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 35,5 °C, kelembapan turun hingga 30 % dan embusan angin mencapai 31 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 21, kelas Sedang.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Myanmar (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 27. Durasi mediannya 12 hari dan luas mediannya 2.074 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Tak satu pun dari 27 kembarannya terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 15 dari 27, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 2,2 mm.