Kebakaran Dima, 6 Januari 2023 Dima, Gog
Kebakaran bermula pada 6 Januari 2023 di Dima, Etiopia, dan satelit melihatnya menyala selama 2 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 2.154 hektare dari titik panas, tersebar di 2 kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-538 di Gambela sejak 2016 (dari 611 yang memiliki halaman). Terbesar ke-89 di Etiopia pada 2023, dari 101.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 2.154ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 2hari
- 6 Jan 2023 – 7 Jan 2023
- Kabupaten/kota terdampak
- 2
- distrik
- Mulai
- 6 Jan
- 2023
- Titik panas
- 53
- pada satu titik panas: 151 MW
- Daya rata-rata harian
- 386MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
99% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 1.814 ha pada 2016, 178 ha pada 2017, 1.357 ha pada 2018, 1.279 ha pada 2020, 372 ha pada 2022. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 2.123 ha yang sudah pernah terbakar.
- 1.619 ha Kebakaran Gog, Januari 2016 total 2.940 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 1.357 ha Kebakaran Dima, Januari 2018 total 9.823 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 1.251 ha Kebakaran Gog, Februari 2020 total 13.679 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 372 ha Kebakaran Dima, Maret 2022 total 2.780 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 178 ha Kebakaran Dima, Desember 2017 total 5.996 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
- 13 ha Kebakaran Dima, Januari 2016 total 2.058 ha; hektare yang ditampilkan adalah bagian yang beririsan dengan kebakaran ini
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Dima titik awal api2.143 ha dicapai pada 3 Jan0,3 %
-
28 ha dicapai pada 3 Jan0,0 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 53Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 26.386 haDima3 Januari 2019 · 7 hari · 10 km jauhnya
- 17.819 haDima11 Januari 2018 · 9 hari · 16 km jauhnya
- 20.169 haDima8 Januari 2019 · 15 hari · 23 km jauhnya
- 18.648 haDima14 Februari 2023 · 6 hari · 30 km jauhnya
- 17.615 haDima6 Januari 2019 · 13 hari · 36 km jauhnya
- 15.631 haDima11 Februari 2023 · 5 hari · 37 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Dima berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 6 Januari 2023 dan 7 Januari 2023: 2 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 2.154 hektare (21,5 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Dima (2.143 ha, 0,3 %); Gog (28 ha, 0,0 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Etiopia (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Riwayat halaman ini Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
Tidak ada perubahan sejak 24 Oktober 2026.
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. 53 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM3 (Open Data Commons Open Database License 1.0). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.