Langsung ke konten
worldfires
TZ · Tanzania · →

Kebakaran Chunya, Agustus 2025 Chunya, Manyoni

Padam · deteksi terakhir 14 Sep 2025, 10.58 UTC

Kebakaran bermula pada 27 Agustus 2025 di Chunya, Tanzania, dan satelit melihatnya menyala selama 18 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 32.334 hektare dari titik panas, tersebar di 2 kabupaten/kota.

Ini kebakaran terbesar ke-3 di Mbeya sejak 2016 (dari 148 yang memiliki halaman). Terbesar ke-2 di Tanzania pada 2025, dari 161.

Bandingkan dengan…
Luas terbakar
32.334ha
perimeter GWIS (Copernicus)
Durasi
18hari
27 Agu 2025 – 13 Sep 2025
Kabupaten/kota terdampak
2
distrik
Mulai
27 Agu
2025
Titik panas
1.033
pada satu titik panas: 129 MW
Bahaya saat mulai
41
Sangat tinggi · indeks FWI
Daya rata-rata harian
457MW
daya terdeteksi per hari, rata-rata

Di mana api membakar

TITIK PANAS PER HARI 27 Agu13 Sep
14 Sep 2025

Perkembangannya, hari demi hari

27 Agu 2025 · 60 MW · 7 28 Agu 2025 · 125 MW · 21 29 Agu 2025 · 129 MW · 23 30 Agu 2025 · 118 MW · 33 31 Agu 2025 · 561 MW · 66 1 Sep 2025 · 625 MW · 86 2 Sep 2025 · 647 MW · 73 3 Sep 2025 · 705 MW · 84 4 Sep 2025 · 693 MW · 107 5 Sep 2025 · 1.552 MW · 171 6 Sep 2025 · 671 MW · 82 7 Sep 2025 · 1.128 MW · 93 8 Sep 2025 · 131 MW · 34 9 Sep 2025 · 172 MW · 29 10 Sep 2025 · 625 MW · 57 11 Sep 2025 · 168 MW · 49 12 Sep 2025 · 83 MW · 15 14 Sep 2025 · 31 MW · 3
27 Agu 30 Agu 2 Sep 5 Sep 8 Sep 11 Sep

Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.

Cuaca saat kebakaran

32°tertinggi
47km/h · embusan terkuat
13%kelembapan terendah

Sudah lebih dari dua bulan tanpa hujan (1 mm atau lebih) saat kebakaran bermula.

Area ini pernah terbakar sebelumnya

95% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 8.420 ha pada 2016, 12.733 ha pada 2017, 5.872 ha pada 2018, 12.618 ha pada 2019, 7.818 ha pada 2020, 10.466 ha pada 2021, 7.209 ha pada 2022, 10.777 ha pada 2023, 7.683 ha pada 2024. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 30.751 ha yang sudah pernah terbakar.

Seberapa besar?

5 km
Luas yang terbakar setara dengan 50% luas Jakarta (323 km² dibanding 643 km²).

Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).

Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.

Apa yang terjadi di setiap kota

  1. Chunya titik awal api
    32.363 ha dicapai pada 27 Agu
    1,8 %
  2. 163 ha dicapai pada 29 Agu
    0,0 %

Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.

Penduduk dan bangunan di dalam perimeter

GHSL 2025
Lahan terbangun0,80 ha
Penduduk≈ 70

Di dalam perimeter terdapat sekitar 0,80 hektare lahan terbangun dan tinggal sekitar 70 orang (GHSL 2025, perkiraan berbasis satelit).

Ini perkiraan pada sel 100 m yang dibuat dari citra satelit dan sensus: bukan berarti ada rumah yang terbakar atau ada korban. Di dalam perimeter juga ada lahan yang tidak terbakar. Epoch 2025 GHSL adalah proyeksi yang dibuat dari data 2020 dan sebelumnya.

Sumber: Global Human Settlement Layer (GHS-BUILT-S dan GHS-POP R2023A), Pusat Penelitian Bersama (JRC) Komisi Eropa, © Uni Eropa, CC BY 4.0. Jumlah di dalam perimeter dihitung oleh WorldFires. human-settlement.emergency.copernicus.eu

Cuaca hari demi hari

Reanalisis ERA5 ECMWF di lokasi kebakaran, rujukan baku untuk cuaca masa lalu, dan Indeks Cuaca Kebakaran Kanada (sistem yang sama dengan yang dipakai Copernicus), dihitung WorldFires dari data tersebut. Hari-hari setelah kebakaran ditampilkan hingga hujan pertama.

Open-Meteo.com (CC BY 4.0) · Copernicus Climate Change Service (ERA5)

Hari Tertinggi Kelembapan min. Embusan terkuat Hujan Bahaya (FWI)
27 Agu 27,9 °C 24 % 44 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 41
28 Agu 30,4 °C 17 % 34 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 39
29 Agu 29,2 °C 15 % 43 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 46
30 Agu 27,8 °C 24 % 47 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 46
31 Agu 28,5 °C 17 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 43
1 Sep 29,5 °C 14 % 37 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 43
2 Sep 29,0 °C 19 % 42 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 47
3 Sep 29,4 °C 20 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 48
4 Sep 29,8 °C 17 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 48
5 Sep 29,8 °C 14 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 47
6 Sep 30,5 °C 13 % 35 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 45
7 Sep 29,9 °C 17 % 37 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 46
8 Sep 29,5 °C 22 % 37 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 44
9 Sep 29,7 °C 29 % 38 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 41
10 Sep 31,5 °C 21 % 38 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 41
11 Sep 30,8 °C 18 % 40 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 44
12 Sep 29,3 °C 16 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 45
13 Sep 29,7 °C 16 % 38 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 43
14 Sep sesudah 31,9 °C 19 % 28 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 41
15 Sep sesudah 29,9 °C 31 % 31 km/h 0,0 mm Tinggi 36
16 Sep sesudah 28,8 °C 31 % 31 km/h 0,0 mm Tinggi 35
17 Sep sesudah 29,1 °C 31 % 28 km/h 0,1 mm Tinggi 34
18 Sep sesudah 30,9 °C 25 % 37 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 40
19 Sep sesudah 31,1 °C 26 % 45 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 42
20 Sep sesudah 29,6 °C 22 % 50 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 45
21 Sep sesudah 29,5 °C 24 % 48 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 45
22 Sep sesudah 30,3 °C 26 % 36 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 39
23 Sep sesudah 30,3 °C 23 % 41 km/h 0,0 mm Sangat tinggi 42

Sebelum dan sesudah, dari angkasa

Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.

Sebelum · 20 Agu 2025
Sesudah · 20 Sep 2025

Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.

Asap

CAMS · Copernicus

Pada 8 September 2025 udara di dekat kebakaran mencapai 44 µg/m³ PM2.5. Rata-rata hari itu 26: 1,8 kali pedoman harian WHO (15).

Puncak PM2.544 µg/m³
Hari di atas pedoman10 hari
PM1044 µg/m³
Kedalaman optik1,09
262728293031123456789101112131415
Baik Cukup Sedang Buruk Sangat buruk Sangat berbahaya

Partikel dari model CAMS Copernicus di pusat perimeter; ini bukan hasil pengukuran di setiap kota. Batang pucat adalah jam terburuk, batang pekat adalah rata-rata harian.

Open-Meteo.com (CC BY 4.0) · Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS)

Tabel deteksi · 1.033Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
⬇ Unduh CSV Waktu dalam UTC. Setiap deteksi adalah piksel 375 m: kebakaran besar menghasilkan ratusan deteksi per lintasan.
Tanggal dan waktuSatelitFRP (MW)LatLon

Kebakaran lain di sekitarnya

Semua kebakaran di Tanzania ›

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama kebakaran Chunya berlangsung?
Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 27 Agustus 2025 hingga 13 September 2025 (18 hari). Perimeternya mencatat tanggal 28 Agustus 2025 hingga 12 September 2025.
Berapa luas yang terbakar?
Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 32.334 hektare (323,3 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
Api memasuki 2 kabupaten/kota: Chunya (32.363 ha, 1,8 %); Manyoni (163 ha, 0,0 %).
Bagaimana cuacanya?
Selama kebakaran suhu mencapai 31,5 °C, kelembapan turun hingga 13 % dan embusan angin mencapai 47 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 48, kelas Sangat tinggi.
Dari mana data ini berasal?
Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Tanzania (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.

Tempat memverifikasi

Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.

Nomor darurat: 112 · Nomor darurat dan peringatan resmi ›

Pemeriksaan silang satelit

Riwayat halaman ini · 2 Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
  1. Hari terakhir ada api: 12 September 2025 → 13 September 2025.
  2. Tanggal mulai: 28 Agustus 2025 → 27 Agustus 2025.

RSS Perubahan halaman ini

Ada yang keliru di halaman ini?

Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.

Laporkan kesalahan
Menurut Anda apa yang salah?

Email Anda hanya kami gunakan untuk membalas laporan ini. Privasi. Ini bukan layanan darurat: jika ada kebakaran sekarang, hubungi 112.

Dari mana kami tahu
  • Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
  • Tanggal disesuaikan dengan titik panas VIIRS di dalam perimeter, yang menyebut 28 Agustus 2025 hingga 12 September 2025. 1.033 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
  • Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
  • Cuaca: reanalisis ERA5 Copernicus di titik kebakaran, dalam sel sekitar 25 km.
  • Lahan terbangun dan penduduk berasal dari Global Human Settlement Layer JRC (epoch 2025, sel 100 m), dijumlahkan di dalam perimeter: perkiraan tentang apa yang ada di sana, bukan hitungan kerusakan.

Cara kami menyusun halaman kebakaran: metodologi ›

Dari mana data ini berasal

Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Creative Commons Attribution 3.0 Intergovernmental Organisations (CC BY 3.0 IGO)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.