Kebakaran Bubi, 17 September 2022 Bubi
Kebakaran bermula pada 17 September 2022 di Bubi, Zimbabwe, dan satelit melihatnya menyala selama 4 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 1.621 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-262 di Matabeleland North sejak 2016 (dari 484 yang memiliki halaman). Terbesar ke-134 di Zimbabwe pada 2022, dari 346.
- Luas terbakar
- 1.621ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 4hari
- 17 Sep 2022 – 20 Sep 2022
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- distrik
- Mulai
- 17 Sep
- 2022
- Titik panas
- 46
- pada satu titik panas: 43 MW
- Energi yang dilepaskan
- 351MW
- jumlah daya yang terdeteksi
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
91% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 1.046 ha pada 2016, 1.250 ha pada 2018. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 1.473 ha yang sudah pernah terbakar.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Bubi titik awal api1.630 ha dicapai pada 17 Sep0,3 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari pusat kota ke titik api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 46Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 3.096 haBubi15 September 2018 · 5 hari · 16 km jauhnya
- 5.914 haInsizaOktober 2021 · 5 hari · 19 km jauhnya
- 2.988 haBubi9 Oktober 2022 · 3 hari · 22 km jauhnya
- 2.995 haBubiSeptember 2023 · 4 hari · 23 km jauhnya
- 4.028 haBubi17 September 2022 · 4 hari · 27 km jauhnya
- 3.878 haBubi4 Oktober 2022 · 6 hari · 29 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Bubi berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 17 September 2022 dan 20 September 2022: 4 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 1.621 hektare (16,2 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Bubi (1.630 ha, 0,3 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Zimbabwe (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Pemeriksaan silang satelit
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Creative Commons Attribution 3.0 Intergovernmental Organisations (CC BY 3.0 IGO)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.