- Berapa lama kebakaran Bawlake berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 5 Maret 2016 hingga 27 Maret 2016 (23 hari). Perimeternya mencatat tanggal 10 Maret 2016 hingga 21 Maret 2016.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 6.214 hektare (62,1 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 3 kabupaten/kota: Bawlake (4.493 ha, 2,3 %); Hpruso (1.933 ha, 1,2 %); Hpasawng (134 ha, 0,1 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 37,5 °C, kelembapan turun hingga 27 % dan embusan angin mencapai 42 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 30, kelas Tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Myanmar (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 20. Durasi mediannya 12 hari dan luas mediannya 2.096 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Hanya 1 dari 20 kembarannya yang terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 10 dari 20, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 3,1 mm.