Kebakaran Bandafassi, 2 Januari 2018 Bandafassi
Kebakaran bermula pada 2 Januari 2018 di Bandafassi, Senegal, dan satelit melihatnya menyala selama 2 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 2.317 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.
Ini kebakaran terbesar ke-96 di Kédougou sejak 2016 (dari 116 yang memiliki halaman). Terbesar ke-22 di Senegal pada 2018, dari 30.
Bandingkan dengan…
- Luas terbakar
- 2.317ha
- perimeter GWIS (Copernicus)
- Durasi
- 2hari
- 2 Jan 2018 – 3 Jan 2018
- Kabupaten/kota terdampak
- 1
- distrik
- Mulai
- 2 Jan
- 2018
- Titik panas
- 43
- pada satu titik panas: 54 MW
- Daya rata-rata harian
- 260MW
- daya terdeteksi per hari, rata-rata
Di mana api membakar
Perkembangannya, hari demi hari
Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.
Area ini pernah terbakar sebelumnya
82% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 978 ha pada 2016, 1.200 ha pada 2017. Sebagian terbakar lebih dari sekali, sehingga angka per tahun berjumlah lebih dari 1.894 ha yang sudah pernah terbakar.
Seberapa besar?
Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).
Batas Paris: geoBoundaries · Institut national de l'information géographique et forestière (IGN-F) (Etalab Open License 2.0).
Batas London: geoBoundaries · Office for National Statistics (Open Government Licence v3.0).
Batas Madrid: geoBoundaries · Open Data ESRI, IGN Central Registry of Cartography Area (CC BY 4.0).
Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.
Apa yang terjadi di setiap kota
-
Bandafassi titik awal api2.333 ha dicapai pada 2 Jan0,4 %
Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari pusat kota ke titik api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.
Sebelum dan sesudah, dari angkasa
Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.
Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.
Tabel deteksi · 43Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
| Tanggal dan waktu | Satelit | FRP (MW) | Lat | Lon |
|---|
Kebakaran lain di sekitarnya
- 32.881 haBandafassi18 Januari 2025 · 16 hari · 5 km jauhnya
- 30.325 haBandafassi23 Januari 2016 · 19 hari · 10 km jauhnya
- 131.818 haMissira10 Januari 2026 · 50 hari · 14 km jauhnya
- 34.293 haBandafassi12 Januari 2023 · 7 hari · 18 km jauhnya
- 31.411 haBandafassi2 Januari 2020 · 19 hari · 18 km jauhnya
- 24.965 haMissira28 Desember 2024 · 7 hari · 30 km jauhnya
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama kebakaran Bandafassi berlangsung?
- GWIS (Copernicus) mencatatnya antara 2 Januari 2018 dan 3 Januari 2018: 2 hari antara titik panas pertama dan terakhir dari perimeter.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 2.317 hektare (23,2 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api hanya memasuki Bandafassi (2.333 ha, 0,4 %).
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Senegal (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
Tempat memverifikasi
Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.
Nomor darurat: 18
Pemeriksaan silang satelit
Ada yang keliru di halaman ini?
Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.
Laporkan kesalahan
Dari mana kami tahu
- Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
- Tanggal dari perimeter: titik panas VIIRS di dalamnya tidak mengubahnya. 43 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
- Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
Dari mana data ini berasal
Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM3 (Creative Commons Attribution 3.0 Intergovernmental Organisations (CC BY 3.0 IGO)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.