- Berapa lama kebakaran Assosa berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 10 Januari 2020 hingga 1 Februari 2020 (23 hari). Perimeternya mencatat tanggal 17 Januari 2020 hingga 30 Januari 2020.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 10.015 hektare (100,2 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 2 kabupaten/kota: Assosa (6.735 ha, 2,2 %); Bambasi (3.394 ha, 2,5 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 27,6 °C, kelembapan turun hingga 19 % dan embusan angin mencapai 37 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 37, kelas Tinggi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Etiopia (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 25. Durasi mediannya 10 hari dan luas mediannya 3.218 ha; 8 % melewati 10.000 ha. Hanya 2 dari 25 kembarannya yang terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 24 dari 25, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 7,0 mm.