Langsung ke konten
worldfires
BR · Brasil · →

Kebakaran Amapá, Oktober 2018 Amapá

Padam · deteksi terakhir 12 Nov 2018, 16.41 UTC

Kebakaran bermula pada 19 Oktober 2018 di Amapá, Brasil, dan satelit melihatnya menyala selama 25 hari. Sistem global GWIS milik Copernicus merekonstruksi perimeter area terbakar seluas 4.788 hektare dari titik panas, tersebar di satu kabupaten/kota.

Ini kebakaran terbesar ke-17 di Amapá sejak 2016 (dari 43 yang memiliki halaman). Terbesar ke-106 di Brasil pada 2018, dari 291.

Bandingkan dengan…
Luas terbakar
4.788ha
perimeter GWIS (Copernicus)
Durasi
25hari
19 Okt 2018 – 12 Nov 2018
Kabupaten/kota terdampak
1
munisipalitas
Mulai
19 Okt
2018
Titik panas
240
pada satu titik panas: 206 MW
Bahaya saat mulai
18
Sedang · indeks FWI
Daya rata-rata harian
105MW
daya terdeteksi per hari, rata-rata

Di mana api membakar

TITIK PANAS PER HARI 19 Okt12 Nov
12 Nov 2018

Perkembangannya, hari demi hari

19 Okt 2018 · 4 MW · 1 20 Okt 2018 · 46 MW · 3 21 Okt 2018 · 369 MW · 37 22 Okt 2018 · 444 MW · 16 23 Okt 2018 · 133 MW · 14 24 Okt 2018 · 112 MW · 10 25 Okt 2018 · 164 MW · 27 26 Okt 2018 · 87 MW · 12 27 Okt 2018 · 73 MW · 5 28 Okt 2018 · 20 MW · 3 29 Okt 2018 · 9 MW · 1 30 Okt 2018 · 215 MW · 24 31 Okt 2018 · 140 MW · 16 1 Nov 2018 · 303 MW · 17 2 Nov 2018 · 330 MW · 11 3 Nov 2018 · 32 MW · 9 4 Nov 2018 · 11 MW · 4 5 Nov 2018 · 6 MW · 4 6 Nov 2018 · 58 MW · 7 7 Nov 2018 · 35 MW · 3 8 Nov 2018 · 6 MW · 3 9 Nov 2018 · 8 MW · 5 10 Nov 2018 · 10 MW · 6 11 Nov 2018 · 9 MW · 1 12 Nov 2018 · 4 MW · 1
19 Okt 22 Okt 23 Okt 27 Okt 31 Okt 4 Nov 8 Nov 12 Nov

Daya radiasi api yang terdeteksi setiap hari, dalam megawatt, dan jumlah titik panas. Batang magenta menandai hari puncak.

Cuaca saat kebakaran

35°tertinggi
46km/h · embusan terkuat
44%kelembapan terendah

Sudah 0 hari tanpa hujan (1 mm atau lebih) saat kebakaran bermula. Hujan turun setelah kebakaran: 1,0 mm pada 14 Nov.

Area ini pernah terbakar sebelumnya

19% perimeter tumpang tindih dengan kebakaran sebelumnya yang tercatat sejak 2016: 912 ha pada 2017.

Seberapa besar?

5 km
Luas yang terbakar setara dengan 7,4% luas Jakarta (48 km² dibanding 643 km²).

Batas Jakarta: geoBoundaries · Badan Pusat Statistik (BPS - Statistics Indonesia), World Food Programme, OCHA ROAP (CC BY 3.0 IGO).

Yang dibandingkan adalah ukuran, bukan lokasi: kedua bentuk memakai skala yang sama, utara di atas, dan ditumpuk di titik tengahnya.

Apa yang terjadi di setiap kota

  1. Amapá titik awal api
    4.821 ha dicapai pada 19 Okt
    0,6 %

Luas terbakar di dalam setiap wilayah, hasil persilangan perimeter GWIS dengan batas administratif. Jaraknya dihitung dari titik yang menandai pusat setiap wilayah ke api terdekat: berjarak satu kilometer tidak berarti api mencapai permukiman.

Penduduk dan bangunan di dalam perimeter

GHSL 2020
Lahan terbangun< 0,1 ha
Penduduk< 20

Di dalam perimeter tidak ada lahan terbangun yang berarti dan hampir tidak ada yang tinggal di sana (GHSL 2020, perkiraan berbasis satelit).

Ini perkiraan pada sel 100 m yang dibuat dari citra satelit dan sensus: bukan berarti ada rumah yang terbakar atau ada korban. Di dalam perimeter juga ada lahan yang tidak terbakar.

Sumber: Global Human Settlement Layer (GHS-BUILT-S dan GHS-POP R2023A), Pusat Penelitian Bersama (JRC) Komisi Eropa, © Uni Eropa, CC BY 4.0. Jumlah di dalam perimeter dihitung oleh WorldFires. human-settlement.emergency.copernicus.eu

Cuaca hari demi hari

Reanalisis ERA5 ECMWF di lokasi kebakaran, rujukan baku untuk cuaca masa lalu, dan Indeks Cuaca Kebakaran Kanada (sistem yang sama dengan yang dipakai Copernicus), dihitung WorldFires dari data tersebut. Hari-hari setelah kebakaran ditampilkan hingga hujan pertama.

Open-Meteo.com (CC BY 4.0) · Copernicus Climate Change Service (ERA5)

Hari Tertinggi Kelembapan min. Embusan terkuat Hujan Bahaya (FWI)
19 Okt 34,5 °C 48 % 39 km/h 0,0 mm Sedang 18
20 Okt 34,7 °C 48 % 34 km/h 0,3 mm Sedang 18
21 Okt 33,6 °C 51 % 39 km/h 0,0 mm Sedang 19
22 Okt 33,7 °C 49 % 37 km/h 0,0 mm Sedang 20
23 Okt 34,1 °C 44 % 40 km/h 0,0 mm Sedang 21
24 Okt 33,8 °C 51 % 43 km/h 0,1 mm Tinggi 22
25 Okt 33,4 °C 53 % 36 km/h 0,2 mm Sedang 21
26 Okt 33,4 °C 57 % 40 km/h 1,1 mm Sedang 14
27 Okt 34,5 °C 50 % 34 km/h 0,2 mm Sedang 19
28 Okt 34,4 °C 55 % 34 km/h 0,9 mm Sedang 14
29 Okt 33,2 °C 61 % 33 km/h 1,4 mm Rendah 10
30 Okt 33,6 °C 55 % 40 km/h 0,2 mm Sedang 17
31 Okt 34,5 °C 52 % 39 km/h 0,1 mm Sedang 19
1 Nov 33,2 °C 54 % 34 km/h 0,0 mm Sedang 18
2 Nov 32,8 °C 55 % 34 km/h 0,2 mm Sedang 20
3 Nov 33,6 °C 54 % 32 km/h 0,0 mm Sedang 19
4 Nov 33,4 °C 57 % 35 km/h 2,8 mm Rendah 7
5 Nov 34,7 °C 53 % 34 km/h 3,2 mm Rendah 5
6 Nov 33,2 °C 58 % 36 km/h 0,4 mm Sedang 12
7 Nov 33,7 °C 48 % 41 km/h 0,4 mm Sedang 18
8 Nov 31,8 °C 67 % 46 km/h 2,1 mm Rendah 6
9 Nov 33,8 °C 50 % 44 km/h 0,0 mm Sedang 15
10 Nov 34,2 °C 52 % 41 km/h 0,3 mm Sedang 17
11 Nov 33,3 °C 53 % 34 km/h 1,1 mm Sedang 13
12 Nov 34,3 °C 52 % 42 km/h 0,8 mm Sedang 16
13 Nov sesudah 33,8 °C 54 % 38 km/h 0,4 mm Sedang 18
14 Nov sesudah 33,2 °C 60 % 43 km/h 1,0 mm Sedang 13

Sebelum dan sesudah, dari angkasa

Geser garisnya untuk membandingkan lahan yang sama sebelum dan sesudah kebakaran.

Sebelum · 12 Okt 2018
Sesudah · 19 Nov 2018

Jika hari itu berawan, ganti tanggalnya: setiap satelit melintas sekali sehari. Dalam warna semu, lahan yang terbakar tampak cokelat atau merah.

Tabel deteksi · 240Setiap deteksi panas satelit, satu per satu, dengan waktu, satelit, daya, dan koordinat.
⬇ Unduh CSV Waktu dalam UTC. Setiap deteksi adalah piksel 375 m: kebakaran besar menghasilkan ratusan deteksi per lintasan.
Tanggal dan waktuSatelitFRP (MW)LatLon

Kebakaran lain di sekitarnya

Semua kebakaran di Brasil ›

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama kebakaran Amapá berlangsung?
Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 19 Oktober 2018 hingga 12 November 2018 (25 hari). Perimeternya mencatat tanggal 19 Oktober 2018 hingga 5 November 2018.
Berapa luas yang terbakar?
Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 4.788 hektare (47,9 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
Api hanya memasuki Amapá (4.821 ha, 0,6 %).
Bagaimana cuacanya?
Selama kebakaran suhu mencapai 34,7 °C, kelembapan turun hingga 44 % dan embusan angin mencapai 46 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 22, kelas Tinggi.
Dari mana data ini berasal?
Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Brasil (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.

Tempat memverifikasi

Deteksi satelit bukan laporan resmi. Angka akhir dan status kebakaran diterbitkan layanan darurat setiap negara.

Nomor darurat: 193 · Nomor darurat dan peringatan resmi ›

Pemeriksaan silang satelit

Riwayat halaman ini · 1 Perubahan luas, tanggal, nama, catatan resmi, atau halaman yang digabung, dibandingkan setiap malam sejak 24 Oktober 2026.
  1. Hari terakhir ada api: 5 November 2018 → 12 November 2018.

RSS Perubahan halaman ini

Ada yang keliru di halaman ini?

Halaman ini dibuat dari data satelit dan catatan resmi, dan kadang keliru: tanggal yang salah, desa yang salah, dua kebakaran digabung, atau sesuatu yang sebenarnya bukan kebakaran hutan. Jika Anda mengenal kebakaran ini dari dekat — tinggal di sana, melihatnya, ikut memadamkan, atau meliputnya sebagai wartawan — ceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan kami akan memeriksanya.

Laporkan kesalahan
Menurut Anda apa yang salah?

Email Anda hanya kami gunakan untuk membalas laporan ini. Privasi. Ini bukan layanan darurat: jika ada kebakaran sekarang, hubungi 193.

Dari mana kami tahu
  • Perimeter: GWIS (Copernicus), direkonstruksi dari titik panas, bukan diukur pada citra.
  • Tanggal disesuaikan dengan titik panas VIIRS di dalam perimeter, yang menyebut 19 Oktober 2018 hingga 5 November 2018. 240 titik panas VIIRS dari Suomi-NPP pada tanggal tersebut.
  • Kami belum mencocokkan halaman ini dengan catatan resmi mana pun.
  • Cuaca: reanalisis ERA5 Copernicus di titik kebakaran, dalam sel sekitar 25 km.
  • Lahan terbangun dan penduduk berasal dari Global Human Settlement Layer JRC (epoch 2020, sel 100 m), dijumlahkan di dalam perimeter: perkiraan tentang apa yang ada di sana, bukan hitungan kerusakan.

Cara kami menyusun halaman kebakaran: metodologi ›

Dari mana data ini berasal

Perimeter berasal dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Global (GWIS) Copernicus, yang merekonstruksinya dari titik panas MODIS dan VIIRS dan menerbitkannya dengan lisensi CC BY 4.0. Perimeter ini tidak diukur pada citra seperti di Eropa, jadi sifatnya perkiraan. Titik panas berasal dari sensor VIIRS di satelit Suomi-NPP dan NOAA-20, disebarkan oleh NASA FIRMS dengan resolusi 375 m. Batas wilayah berasal dari geoBoundaries ADM2 (Creative Commons Attribution 3.0 Intergovernmental Organisations (CC BY 3.0 IGO)). Luas per wilayah dihitung WorldFires dengan menyilangkan perimeter dengan batas tersebut, sehingga bisa berbeda dari angka resmi setiap negara.