- Berapa lama kebakaran Albadariah berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit di dalam perimeter, api menyala dari 3 Februari 2019 hingga 15 Februari 2019 (13 hari). Perimeternya mencatat tanggal 7 Februari 2019 hingga 15 Februari 2019.
- Berapa luas yang terbakar?
- Perimeter yang direkonstruksi GWIS (Copernicus) dari titik panas seluas 16.530 hektare (165,3 km²). Ini perkiraan: angka resmi nasional bisa berbeda.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 3 kabupaten/kota: Albadariah (14.670 ha, 21 %); Tokounou (1.305 ha, 1,2 %); Manfran (661 ha, 0,8 %).
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 37,1 °C, kelembapan turun hingga 6 % dan embusan angin mencapai 34 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 55, kelas Ekstrem.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Guinea (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.
- Bagaimana akhir kebakaran yang mulai dengan cuaca serupa di kawasan ini?
- Kebakaran dalam jarak kurang dari 250 km yang mulai sejak 2016 dengan FWI, kelembapan, dan masa kering yang serupa: 48. Durasi mediannya 9 hari dan luas mediannya 2.270 ha; 100 % melewati 1.000 ha. Tak satu pun dari 48 kembarannya terbakar lebih luas. Cuaca hari pertama tidak menjelaskan semuanya: angin pada hari-hari berikutnya, bahan bakar, dan pemadaman juga berpengaruh. Pada 18 dari 48, tidak turun hujan 1 mm pun dalam sepuluh hari setelah berakhir: padam tanpa hujan. Pada sisanya, hari hujan pertama membawa median 2,7 mm.