- Berapa lama kebakaran Ababo berlangsung?
- Menurut titik panas yang dideteksi satelit, api menyala dari 29 Oktober 2026 hingga 7 November 2026 (10 hari antara titik panas pertama dan terakhir). Belum ada perimeter yang mencatat tanggalnya.
- Berapa luas yang terbakar?
- Belum ada perimeter. Dari titik panas direkonstruksi sekitar 2.142 hektare area api (21,4 km²), angka perkiraan; GWIS akan memberikan angkanya sendiri saat menerbitkan perimeter, yang bisa memakan waktu beberapa hari.
- Kabupaten/kota mana saja yang terbakar?
- Api memasuki 5 kabupaten/kota: Debre Elias (770 ha, 0,7 %); Amuru (686 ha, 0,6 %); Ababo (518 ha, 0,5 %); Jarte Jardega (126 ha, 0,1 %); Guzamn (42 ha, 0,0 %).
- Apakah kebakaran Ababo masih aktif?
- Ya: satelit mendeteksi api pada 7 Nov 2026, 11.19 UTC. Periksa status resminya di layanan darurat.
- Bagaimana cuacanya?
- Selama kebakaran suhu mencapai 33,2 °C, kelembapan turun hingga 17 % dan embusan angin mencapai 35 km/jam. Indeks bahaya kebakaran (FWI) mencapai 37, kelas Tinggi.
- Cuaca seperti apa yang diperkirakan di lokasi kebakaran dalam 72 jam ke depan?
- Saat ini angin bertiup dari timur dan mendorong ke barat; tidak ada perubahan arah mendadak yang diperkirakan hingga Sel, 10, 23.00. Hujan berarti pertama: 2,7 mm dalam 6 jam (Sen, 9, 17.00). Jam yang disebut adalah waktu setempat di lokasi kebakaran. Prakiraan ECMWF IFS (Open-Meteo) dihitung 7 Nov 2026, 18.58 UTC; ini bukan peringatan resmi.
- Dari mana data ini berasal?
- Dari perimeter area terbakar GWIS (Copernicus), titik panas VIIRS NASA FIRMS, dan batas administratif Etiopia (geoBoundaries). Ini bukan laporan resmi.